Sebagai tindak lanjut pelatihan Seksualitas, Gender, Hak dan Kesehatan Seksual serta Reproduksi atau akrab disebut Forum Seksualitas Indonesia (FSI) I dan II, tanggal 21 April 2012 digelar Konferensi Nasional di Hotel Harris, Jakarta Selatan. Dari total 38 peserta, disaring 20 peserta yang mempresentasikan hasil kerja pasca pelatihan.
Konferensi dibuka Khanis Suvianita pukul 08.30 wib. Dilanjutkan pengantar Laily Hanifah (Mitra INTI Foundation), opening speech David Hulse (Ford Foundation), dan keynote speech Prof Dr. Saparinah Sadli. Dilanjutkan acara inti: presentasi, diskusi, dan simpulan.
Panel I: Pemberdayaan Masyarakat dalam Seksualitas, Gender, Kesehatan dan Hak Seksual serta Reproduksi. Moderator: Ninuk Widyantoro. Pembahas: Zumrotin KS. Presentasi peserta sebagai berikut:
- Haiziah Gazali a.k.a Zicko (Gema Alam, Nusa Tenggara Barat)
Mengakomodir Semua Gender dalam Berugek Beleq sebagai Wadah Pendidikan Kritis Terkait Isu Gender, Kesehatan dan Hak Seksual serta Reproduksi.
- Desty Ariyani a.k.a Desti (Puskesmas Sindang Dataran, Bengkulu)
Diskusi tentang Kesehatan Reproduksi, Gender dan Seksualitas di kalangan ibu rumah tangga di desa Warung Pojok, kecamatan Sindang Dataran, kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.
- Erwin Sanusi a.k.a Dokter Erwin (Puskesmas Kelurahan Menteng Dalam, Jakarta)
Pemberdayaan Kader Muda Kelurahan Mengenai Seksualitas dan Kesehatan Reproduksi.
- Turisih Widyowati a.k.a Asih (Bayt Al-Hikmah Fahmina Institute, Cirebon)
Pesantren Kilat Kespro Holiday di Pondok Pesantren Assafiyah Bode Lor, Cirebon.
- Andika a.k.a Dika (Aliansi Remaja Independen Makassar, Sulawesi Selatan)
Peningkatan Mutu Anggota ARI Makassar Mengenai Seksualitas, Hak dan Kesehatan Reproduksi untuk Advokasi Pendidikan Seksualitas Komprehensif.
Panel II: Peran Pemerintah, Organisasi Berbasis Keimanan dan Media dalam Seksualitas, Gender, Kesehatan dan Hak Seksual serta Reproduksi. Moderator: Ahmad Zainul Hamdi. Pembahas: Lies Marcoes. Presentasi peserta sebagai berikut:
- Fita Rizki Utami a.k.a Fita (Aliansi Remaja Independen Nasional)
Memanfaatkan Media Sosial untuk Memberikan Informasi Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (SRHR) untuk Anak Muda Indonesia.
- Imam Ahmad Amin a.k.a Imam (ALIFAH Cahaya Kesetaraan, Yogyakarta)
Pendidikan Seksualitas dan Gender Berbasis Agama.
- Masyithoh (Bayt Al-Hikmah, Cirebon)
Remaja Wajib Tahu Tentang Kespro dan Seksualitas (Kajian Kespro dan Seksualitas Remaja di Pesantren An-Nur, Bekasi)
- Nihayatul Wafiroh a.k.a Ninik (Rahima, Banyuwangi)
Membangun Kesadaran tentang SRHR di Pesantren.
- Kurniasari a.k.a Upi dan Eka (Komnas HAM, Jakarta)
Sosialisasi Seksualitas dan Kesehatan Reproduksi.
Panel III: Keberagaman Seksual dan Gender. Moderator: Dede Oetomo. Pembahas: Gadis Arivia. Presentasi peserta sebagai berikut:
- Prasetyastuti Puspowardoyo a.k.a Prast (PLU Satu Hati, Yogyakarta)
Merintis Yogyakarta Like This Community: LBTIQ Sharing and Expression.
- Fahmi Shohibun Nurul Huda a.k.a Fahmi (Vesta, Yogyakarta)
Sosialisasi Informasi dan Diskusi Seputar Seksualitas dan Gender pada Komunitas LSL di Yogyakarta.
- Kusmiranto a.k.a Antok Serean (GAYa NUSANTARA, Surabaya)
Strategi Sosialisasi Keragaman Gender dan Seksualitas.
- Suleman Abu a.k.a Eman (Komunitas Sehati Makassar, Sulawesi Selatan)
Sosialisasi Seksualitas dan Gender di Kalangan Waria di Makassar.
- Lenny Senduk a.k.a Lenny (Klinik Pinaesaan Manado, Sulawesi Utara)
Pelatihan Peningkatan Kapasitas bagi Para Peer Educator GWL Kamarua.
Panel IV: Seksualitas dan SRHR Remaja. Moderator: Herna Lestari. Pembahas: Nur Hidayati Handayani. Presentasi peserta sebagai berikut:
- Annisa Nurrachmawati a.k.a Annisa (Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur)
Diskusi Seksualitas Pesut Mahakam: Memahami Seksualitas untuk Melayani Lebih Baik.
- Goman Ferdian Gimon a.k.a Igo (Jombang Care Center, Jombang)
Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Gender, Seksualitas, Kesehatan serta Hak Seksual dan Reproduksi pada Remaja dengan Mudah dan Murah melalui Paket Pelatihan Sehari.
- Desintha Dwi Asriani a.k.a Sintha (Fisipol UGM, Yogyakarta)
Pola Negosiasi Pemuda Terhadap Hak Informasi dan Layanan Kesehatan Seksual.
- Nanda Dwinta Sari a.k.a Nanda (Yayasan Kesehatan Perempuan, Jakarta)
Pentingnya Pengetahuan dan Informasi Kesehatan Reproduksi pada Remaja.
- Loveria Sekarrini a.k.a Love (Aliansi Remaja Indonesia Independen)
Sebuah Pembelajaran tentang Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemahaman Remaja tentang SRHR.
Presentasi ditutup Prof. Muhadjir Darwin, PhD mengenai Kebijakan SRHR di Indonesia dan Asia Pasifik, sekaligus pembahasan seluruh panel. Agenda terakhir adalah launching buku Kesproholic 4 Berani Menjadi Diri Sendiri: Panduan Anak Muda tentang Seksualitas, Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi, serta Relationship oleh Laily Hanifah. Konferensi selesai pukul 18.30 wib. (Antok Serean)